Aside
0

Bisakah datang lagi?
Bawakan aku cinta itu lagi
Cinta yang pernah memenuhi seisi hati ini
Bisakah datang lagi?
Bawakan aku dunia itu lagi
Dunia yang tanpa rasa ingin berakhir dengan perpisahan
Bisakah datang lagi?
Bawakan aku tawa itu lagi
Tawa yang terlepas tanpa alasan
Bisakah datang lagi?
Bawakan segala nya seperti dulu lagi

Hadirlah lagi sayang.
Hapuskan air mata ini dari pipi bapao ku
Hadirlah lagi sayang.
Kembalikan terangnya duniaku seperti duli saat ada dirimu
Hadirlah lagi sayang.
Buatlah aku bernafas tanpa sesak yang menyeruak di dada ini
Hadirlah lagi sayang.
Rindukanlah aku lagi, kumohon
Hadirlah lagi sayang.
Aku yakin Tuhan pun mengizinkanmu mengunjungiku lagi

Bolehkan aku meminjamnya dari-Mu lagi, Tuhan.
Aku belum siap untuk tanpanya
Bolehkan aku meminjamnya dari-Mu lagi, Tuhan.
Aku seperti padang pasir tanpa pasir tanpa hadirnya
Bolehkan aku meminjamnya dari-Mu lagi, Tuhan.
Porak poranda rasanya hati ini tiap mengingatnya

Kepergianmu ini sayang
Membuat duniaku gelap gulita seketika
Kepergianmu ini sayang
Membuatku tak bisa merasakan apa-apa lagi
Kepergianmu ini sayang
Menyadarkan aku, betapa berharganya sedikit banyak waktu kita bersama
Menyadarkan aku, bahwa dirimu bukanlah milikku seutuhnya
Ragamu mungkin sempat kumiliki, tapi tidak dengan jiwamu..

Hadirlah sekali lagi sayang
Di mimpi pun tak apalah
Sudah cukup mengobati rindu yang menyesakkan ini
Mungkin dengan mencumbui bayangmu di dalam mimpi
Aku bisa menerima kenyataan dirimu sudah tak disini lagi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s